Pemimpin Perang Dunia 2 dari Amerika Serikat

Perang dunia 2 adalah konflik yang paling banyak memakan korban dalam sejarah umat manusia. Ada banyak negara yang berpartisipasi di perang besar ini. Salah satunya adalah Amerika Serikat. Amerika Serikat harus menghadapi dua musuh sekaligus. Yaitu Nazi Jerman dan Jepang. Untuk melawan dua musuh kuat bersamaan, tentu tentara Amerika Serikat dikomando oleh pemimpin perang dunia 2 dari Amerika Serikat. Berikut adalah pemimpin perang dunia 2 dari Amerika Serikat.

Franklin Delano Roosevelt, Sang Presiden Amerika Serikat

Franklin D. Roosevelt adalah Presiden Amerika Serikat ke-32, dari tahun 1933 hingga kematiannya pada tahun 1945. Roosevelt berkuasa selama Depresi Besar dengan janji untuk menyembuhkan negara. Sebelum serangan ke Pearl Harbor, ia berusaha membantu Sekutu tanpa menyatakan perang. Dia meninggal di kantor dua minggu sebelum penyerahan Jerman.

roosevelt

Harry S. Truman, Pemimpin Perang Dunia 2 dari Amerika yang Menjatuhkan Bom Atom

truman

Harry S. Truman adalah Presiden Amerika Serikat ke-33 dari tahun 1945 sampai 1953. Truman menjabat setelah kematian Roosevelt. Presiden Truman memerintahkan pengeboman atom di Hiroshima dan Nagasaki pada 1945. Setelah perang, ia mengawasi upaya pemulihan pascaperang.

William D. Leahy, Pemimpin Perang Dunia 2 dan Pembuat Keputusan

leahy

William D. Leahy adalah Kepala Staf Panglima Tertinggi dan seorang perwira angkatan laut Amerika yang menjabat sebagai perwira militer Amerika Serikat paling senior yang bertugas aktif selama Perang Dunia Kedua. Leahy dipanggil kembali untuk tugas aktif sebagai Kepala Staf pribadi Presiden Franklin D. Roosevelt pada tahun 1942 dan bertugas di posisi itu selama Perang Dunia II. Dia merupakan pembuat keputusan utama selama perang.

 

George Marshall, Pemimpin Perang Dunia 2 dan Koordinator Perang Eropa dan Pasifik

marshall

George Marshall adalah Jenderal Angkatan Darat dan Kepala Staf selama perang. Sebagai Kepala Staf, Marshall mengawasi ekspansi militer terbesar dalam sejarah Amerika. Marshall mengoordinasikan operasi Sekutu di di Front Eropa Barat dan Front Pasifik. Setelah perang, Marshall menjadi Menteri Luar Negeri dan memimpin upaya rekonstruksi pascaperang di Eropa, yang kemudian dikenal sebagai Rencana Marshall. Untuk perannya dalam pemulihan ia menerima Hadiah Nobel Perdamaian.

 

Henry L. Stimson, Pemimpin Perang Dunia 2 dan Pengelola Logistik

henry l stimson

Henry L. Stimson adalah Sekretaris Perang dari 1940 hingga 1945. Dia adalah pendukung awal perang melawan Jerman. Sebagai sekretaris perang, Stimson bertanggung jawab atas banyak aspek organisasi dan logistik dari upaya perang Amerika. Dia mengawasi peningkatan dan pelatihan 13 juta tentara dan penerbang, mengawasi pengeluaran sepertiga dari PDB negara untuk Angkatan Darat dan Angkatan Udara, membantu merumuskan strategi militer, dan mengambil kendali pribadi dalam membangun dan menggunakan bom atom.

 

Cordell Hull, Sang Menteri Luar Negeri

cordell hull

Cordell Hull adalah Menteri Luar Negeri dari tahun 1933 sampai 1944. Hull bertanggung jawab atas hubungan luar negeri sebelum serangan ke Pearl Harbor. Dia mengirim catatan Hull ke Jepang sebelum serangan itu, yang merupakan bagian dari upaya Amerika Serikat untuk membuka pasar China untuk barang-barang AS melawan kepentingan Jepang di sana. Setelah perang dia adalah arsitek kunci untuk mendirikan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian.

 

William J. Donovan, Sang Intelijen Militer

donovan

William J. Donovan adalah direktur Kantor Layanan Strategis dari tahun 1942 hingga dibubarkan pada tahun 1945. Donovan dan OSS bertanggung jawab untuk mengumpulkan intelijen oleh Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Departemen Luar Negeri. Untuk tindakannya, dia dianugerahi Medali Layanan Terhormat.

 

Edgar Hoover, Pembasmi Jaringan Intelijen Nazi

hoover

Edgar Hoover adalah direktur Biro Investigasi Federal dari tahun 1935 hingga 1972. Hoover dan FBI bertanggung jawab atas intelijen di Amerika Serikat dan Amerika Selatan selama perang. Hoover sukses menutup jaringan mata-mata Nazi di Amerika Serikat.